JAMU BERSIH DARAH
Komposisi : Tinosporae caulis 80%
Curcumae rhizoma 10%
Gelidium 10%
Khasiat dan Kegunaan :
Jamu ini berkhasiat untuk membersihkan darah,membuat badan sehat dan segar.
Pantangan :
Hindari petis udang,ikan laut dan kerang-kerangan.
Uraian Komposisi :
Tinosporae caulis (Bratawali)
| Sinonim : |
|
| Familia :Menispermaceae | |
| Nama simplesia: Tinosporae Caulis Uraian : |
|
| Nama Lokal : |
|
| SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Pahit, sejuk. Menghilangkan sakit (Analgetik), penurun panas (antipiretik), melancarkan meridian.Tonikum; Diuretikum; Antidiabetik KANDUNGAN KIMIA : Alkaloid, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid,zat pahit pikroretin, harsa, berberin dan palmatin. Akar mengandung alkaloid berberin dan kolumbin. |
Contoh pemanfaatan
Kudis (scabies) : 3 jari batang brotowali, belerang sebesar kemiri, dicuci dan ditumbuk halus, diremas dengan minyak kelapa seperlunya. Dipakai untuk melumas kulit yang terserang kudis. Sehari 2 x.
Luka : Daun brotowali ditumbuk halus, letakkan pada luka, diganti 2 x perhari. Untuk mencuci luka, dipakai air rebusan batang brotowali.
Gatal-gatal:Batang bratawali secukupnya; Air 1 periuk, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Digunakan untuk merendam diri, terutama pada bagian yang gatal.Daun bratawali (Tinospora tuberculata) berkhasiat mendinginkan dan membersihkan darah.
Curcumae rhizome
| Familia:Zingiberanceae |
| Uraian: |
| Nama Lokal : |
|
KANDUNGAN KIMIA : Daging buah (rimpang) temulawak mempunyai beberapa kandungan senyawa kimia antara lain berupa fellandrean dan turmerol atau yang sering disebut minyak menguap. Kemudian minyak atsiri, kamfer, glukosida, foluymetik karbinol. Dan kurkumin yang terdapat pada rimpang tumbuhan ini bermanfaat sebagai acnevulgaris, disamping sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepototoksik (anti keracunan empedu). |
Gelidium
Klasifikasi Tumbuhan » Gelidium spinosum (S.G. Gmelin) P.C. S

| Divisi | : | Rhodophyta |
| Kelas | : | Rhodophyceae |
| Bangsa | : | Gelidiales |
| Suku | : | Gelidiaceae |
| Marga | : | Gelidium |
| Jenis | : | Gelidium spinosum (S.G. Gmelin) P.C. S |
| Sinonim | : | o Fucus spinosus S.G. Gmelin o Gelidium latifolium Bornet ex Hauck o Gelidium attenuatum Thur. ex Bornet |
| Nama Umum | : | Agar-agar halus |
| Nama Daerah | : | Kades (Pameungpeuk, Garut) |
| Nama Asing | : | Tidak diketahui |
| Kandungan Senyawa | : | Tidak diketahui |
| Kegunaan | : | Bahan agar-agar, |
Agar-agar [Gelidium cartilagenium (L) Gaillon dan Gracillaria confervoides (L) Greville] juga bisa dipilih untuk mengatasi aterosklerosis. Makanan ini mengandung senyawa polisakarida bukan pati (amilum) yang kurang dicerna oleh saluran pencernaan. Karena kandungan itu, oleh Cuming dan Heaton, agar-agar dimasukkan dalam kelompok dietary fiber yang kemudian diterjemahkan sebagai serat diet. Padahal, lebih tepat bila terjemahannya adalah bahan pengembang.
Makanan atau bahan apa pun yang mengandung bahan tersebut akan mengembang jika bersentuhan dengan air. Kandungan dietary fiber itu yang membuat agar-agar bersifat dapat menyerap kolesterol dan lemak, bahkan glukosa (gula), dari makanan yang kita konsumsi. Sifat ini membuat agar-agar bisa mengurangi jumlah kolesterol, lemak, dan glukosa yang diserap saluran pencernaan dari makanan. Hasilnya, ketiga zat gizi yang tak terlalu diharapkan itu bisa dikurangi masuknya ke dalam darah.
Kesimpulan
Telah diuraikan komposisi yang terdapat dalam jamu tersebut diatas Penggunaan
ini dapat dipertanggungjawabkan, karena selain berdasarkan penelitian macam-macam simplisia yang digunakan dalam jamu ini memiliki kandungan kimia yang memiliki khasiat sesuai dengan yng tertulis pada kemasan.
Pada kemasan terdapat perhatiah dilarang untuk mengkonsumsi udang,ikan laut dan kerang berkaitan dengan sifat makanan trsebut yang dapat mengotori darah.





